UA-42393073-1

Jumat, 15 Februari 2013

POLENTrigona kapsul bagi Masalah Reproduksi


PERAN POLEN BAGI MASALAH REPRODUKSI

Dari sekian banyak manfaat dan kegunaan bee polen, salah satu khasiatnya adalah mampu mengatasi persoalan kesulitan mendapatkan keturunan bagi pasangan suami-isteri.
Polen merupakan serbuk sari jantan yang berasal dari bunga-bungaan yang dikumpulkan oleh koloni lebah untuk sediaan makanan khusus bagi sang ratu lebah. Ratu lebah tidak akan memiliki kemampuan bereproduksi apabila tidak mengkonsumsi serbuk sari yang disediakan oleh para pekerjanya. Hal ini pula yang menjadi alasan penting mengapa polen lebah khususnya trigona memiliki kemampuan kuat untuk menjadi suplemen penyubur bagi kaum hawa yang sulit mendapatkan keturunan. Selain itu peran polen bagi wanita juga mampu menguatkan rahim yang lemah.
Peran polen dalam hal reproduksi, tidak terbatas untuk kaum hawa saja, namun berguna pula bagi para suami yang memiliki sperma yang tidak berkualitas. Terjadinya kehamilan pada wanita juga tergantung pada kualiatas sperma suaminya. Sperma yang tidak berkualitas salah satu cirinya adalah encer. Penyebab encernya sperma dapat dipicu oleh karena mengidap penyakit tertentu, kelelahan dan stress.
Kemampuan polen dalam mengatasi persoalan reproduksi berkaitan erat pula dengan bentuk sediaan dan takaran polen yang diberikan pada para penderita.

POLEN TRIGONA KAPSUL
 Polen Trigona Kondisi Basah
 Polen Kondisi Kering
Polen Trigona Kapsul
“Trigonas Farmer” membuat sediaan bee polen dalam bentuk kapsul agar mudah dikonsumsi oleh para konsumennya serta dapat diatur takarannya sesuai dengan pertimbangan kebutuhan (dosis). Selain itu  diberikan pendampingan terapi tertentu berdasarkan beberapa pertimbangan kondisi kesehatan konsumen.
POLENTrigona kapsul dari “Trigonas Farmer” merupakan bee polen murni dari lebah trigona yang dikemas dalam kapsul tanpa ditambah dengan bahan apa pun, baik pada proses pengkapsulan maupun proses-proses sebelumnya.
Bee Polen merupakan salah satu produk yang dihasilkan lebah trigona di samping madu dan propolis. Karena peran polen dalam koloni lebah trigona hanya sebagai makanan sang ratu, maka keberadaannya pun sangat terbatas serta perlu adanya kebijaksanaan dalam memanennya, karena kalau polen dipanen semua (tidak disisakan) maka kemungkinan besar sang ratu tidak akan bereproduksi, artinya regenerasi koloni akan berhenti sampai disitu saja. Ujung-ujungnya kepunahan koloni lebah trigona.
Karena alasan di atas pula kami hanya dapat memproduksi polen kapsul dalam jumlah terbatas. Karena keterbatasan produksi tersebut maka Konsumen yang diutamakan adalah konsumen yang akan dan sedang menjalani terapi.
Beberapa pasutri yang mengalami kesulitan mendapatkan keturunan alhamdulillah berhasil memiliki keturunan setelah menjalani terapi POLENTrigona kapsul. Beberapa orang memang sempat meragukan kemampuan polen terutama bagi pasangan yang telah menjalani program kesuburan dari medis yang harganya tentu tidak murah namun belum juga berhasil mendapatkan keturunan. Bermodal polen dalam dosis tertentu keraguan salah satu pasangan tersebut akhirnya terkikis. Pasutri ini akhirnya mendapatkan kabar baik bahwa sang isteri positif hamil setelah menghabiskan 130 butir kapsul polen. Hingga saat ini mereka masih dalam program terapi kami hingga usia kandungan 4 bulan nanti.
Menanggapi hal itu, ada beberapa rekan menyarankan agar kami membuat testimoni tertulis dan di publikasikan agar dapat meyakinkan publik. Menurut  pandangan kami, testimoni bukan hal yang penting. Hal penting bagi kami adalah bagaimanakah agar senantiasa menjaga originalitas dan kualitas produk, selain itu penting pula kami untuk merahasiakan identitas konsumen bila mereka tidak ingin dipublikasikan. Biarlah konsumen kami yang menyampaikan sendiri dari satu mulut ke mulut yang lain tentang nilai guna dari POLENTrigona, itu pun bila mereka menghendakinya. Toh, apa pun upaya manusia akan sia-sia bila Allah tak menghendakinya. Wasallam....

Pertanyaan Konsumen Seputar Madu Trigona


Pertanyaan – pertanyaan dibawah ini merupakan pertanyaan konsumen secara langsung ketika mencoba dan saat membeli produk madu trigona original “Trigona’s Farmer” pada beberapa kesempatan, diantaranya adalah sebagai berikut :
1.      Mengapa madu trigona lebih encer ketimbang madu apis?
Lebah trigona merupakan lebah mini yang mengkonsumsi mineral lebih banyak daripada lebah madu lainnya oleh karena itu madu lebah trigona akan lebih encer karena mengandung mineral yang sangat tinggi. Mineral yang diambil oleh lebah trigona merupakan mineral penting yang dibutuhkan oleh tubuh kita, ia mampu menyortirnya dengan sempurna ketika menyerap mineral yang diantaranya diambil dari keringat kita, oleh karena itu pula lebah trigona dikenal dengan sebutan sweat bee (lebah keringat). Eiit... Tunggu dulu, bukan keringat kita yang diambil oleh lebah trigona lho!  Tapi mineral-mineral penting dalam keringat yang tentu hanya dia yang tahu dan mampu memilihnya dengan sempurna.

2.      Mengapa rasa madu trigona asam?
Adanya rasa asam yang identik dalam madu trigona disebabkan oleh kandungan beberapa jenis asam penting dan esternya dalam madu, semakin tinggi kadar asam dalam madu maka rasa madu akan semakin asam dan tentunya semakin baik pula khasiatnya. Jenis asam yang terkandung dalam madu trigona yaitu asam askorbat (vitamin C), asam pantotenat, asam folat. Senyawa-senyawa tersebut sangat dibutuhkan oleh tubuh kita namun tubuh tidak dapat memproduksi sendiri sehingga hanya dapat diperoleh melalui asupan makanan saja, diantaranya dari madu. Selain itu adanya rasa asam dalam madu trigona dikarenakan adanya campuran yang homogen antara madu dengan bee polen (serbuk sari), bee polen mengandung 18 asam amino 8 diantaranya adalah esensial. Jadi rasanya makin asam kan?

3.    Bagaimanakan lebah trigona memproduksi madu?
Pertanyaan ini sempat menggelitik pikiran kami. Sang penanya berpikir madu itu adalah kotoran lebah atau mungkin air pipisnya...
Semua jenis lebah tidak memiliki alat pembuangan di tubuhnya, jadi tidak bisa ee’ atau pipis. Lebah pekerja mengisap nektar dari berbagai bunga dan kuncup daun kemudian menyimpannya dalam kantung madu dalam perutnya (honey stomag), ia hanya mengkonsumsi sesuai takaran kebutuhan tubuhnya saja. Sisa dari kebutuhannya itu dikeluarkan lagi melalui salivery glad, itulah nektar yang telah bercampur dengan enzim-enzim lebah yang kemudian disebut madu.

4.      Mengapa lebah menyimpan madu?
Sebagaimana ulasan di atas, lebah pekerja hanya mengkonsumsi nektar sesuai dengan kebutuhan tubuhnya saja. Sisanya yang sebenarnya lebih banyak dari kebutuhan tubuhnya itu di keluarkan dan di simpan sebagai cadangan makanan bagi seluruh anggota koloninya, dan tentunya untuk memenuhi kebutuhan kita juga. bukankah lebah sudah di perintahkan Allah dalam surat An-Nahl ayat 68-69 pada Al-Qur’an untuk penyembuhan manusia. Tentu bagi manusia yang mau berpikir. 

5.      Mengapa warna madu trigona berubah-rubah?
Adanya perubahan warna dalam setiap hasil pemanenan madu dikarenakan faktor iklim dan cuaca saat pemanenan serta usia madu saat di panen. Saat cuaca panas, warna madu cenderung lebih gelap tapi itu pun tergantung usia madunya. Madu muda warnanya lebih terang yaitu jernih kekuningan, kuning hingga nyaris merah. Sedangkan madu yang sudah tua warnanya gelap yaitu merah, cokelat muda, cokelat dan kehitaman.

6.      Mengapa madu trigona di kerubungi semut?
Ada pribahasa “ada gula ada semut”, padahal ada madu asli juga pasti ada semut lho.. kecuali semut-semutnya lagi pada puasa atau lagi demo anti makan.
Sudah menjadi takdirnya semua jenis semut menyukai yang manis-manis termasuk madu yang tentu rasanya manis. Semut adalah mahluk oportunis, ia bahkan musuh bebuyutan semua jenis lebah di alam. Kandungan gula dalam madu trigona sangat tinggi yaitu fruktosa 41%, glukosa 35%, dan sukrosa 1, 9%. Inilah alasannya bangsa semut sangat menyukai madu trigona. Bila madu tidak disukai semut, maka madu tersebut perlu disangsikan keasliannya, jangan-jangan madu palsu yang pembuatannya memakai pemanis buatan. Bahaya lho buat kesehatan.

7.      Mengapa madu di kemas di botol beling?
Madu memiliki senyawa alami yang mampu bereaksi ledakan yaitu potasium bila disimpan dalam waktu lama, ini pula yang disebut reaksi penguapan alkohol. Bila menggunakan kemasan non beling keamanan produk tidak dapat dijamin, bila reaksi ledakan itu tiba maka dapat dipastikan botol non beling seperti plastik akan mudah pecah. Selain itu madu yang original dimungkinkan memiliki efek pengikisan, bila kemasannya berbahan plastik kikisan plastik atau zat berbahaya lain dari kemasan akan tercampur dengan madu, artinya madu tersebut dapat terkontaminasi oleh zat berbahaya seperti plastik yang tentunya bahaya bagi tubuh kita.

8.      Benarkah madu trigona aman bagi pengidap diabetes melitus?
Seperti yang pernah di ulas pada postingan sebelumnya, meski sama manisnya, perlakuan tubuh manusia terhadap madu berbeda dibandingkan dengan gula atau gula pasir. Madu dapat diproses langsung menjadi glukogen, sedangkan gula harus diproses terlebih dulu oleh enzim pencernaan di usus. Dengan demikian tubuh manusia bisa lebih cepat merasakan manfaat madu dibandingkan dengan gula pasir. Oleh karena itu selain aman madu pun mampu berperan sebagai insulin bagi penderita diabetes, asalkan madunya murni dan bukan oplosan.

9.      Mengapa harga madu trigona lebih mahal ketimbang madu dari jenis lebah yang lain?
Maaf, madu trigona memang sedikit lebih mahal daripada madu lebah jenis lain. Karena setidaknya ada 3 alasan penting kenapa harganya mahal. Pertama, karena khasiatnya lebih ampuh. Kedua, madunya murni bukan oplosan apalagi tiruan, dan Ketiga lebah trigona lebih sedikit memproduksi madu ketimbang lebah madu lain yaitu cerana, meilvera dan dorsata. Dalam satu koloni lebah lain mampu memproduksi madu lebih dari 7 liter per tahun, sedangkan lebah trigona hanya mampu memproduksi madu kurang dari 2 liter per tahun. Karena harganya lebih mahal itu pula pengoplosan dan pemalsuan madu trigona kemungkinan besar akan dilakukan oleh orang-orang yang tidak bertanggung-jawab demi keuntungan sesaat.

10.  Apakah madu trigona kami murni? 
Di jamin murni! Alasannya adalah 
a.    Madu trigona dari “Trigona’s Farmer” merupakan madu hasil dari peternakan sendiri yang di kelola dan diawasi secara ketat oleh Komunitas Peternak Trigona Lingkungan Mandiri (PAT-LIMA);
b.      Komunitas PAT-LIMA adalah komunitas para peternak spesialis lebah trigona.
c.       Manajemen Komunitas PAT-LIMA menerapkan prinsip mengutamakan kejujuran dalam berbisnis, menjaga originalitas dan kualitas produk dengan metode pencegahan atas kecurangan dalam berusaha. Metode ini diyakini tidak akan memberikan ruang gerak kepada siapa pun untuk melakukan kecurangan seperti pengoplosan produk, sebagai contoh, komunitas tidak menerima kiriman madu dari peternak berupa curah karena petugas pemanen khusus akan datang langsung ke lokasi peternakan untuk melakukan pemanenan ketika waktu panen tiba. Aturan ini pun berlaku pula bagi peternak anggota komunitas, mereka di larang melakukan pemanenan dengan alasan apa pun.  Hal tersebut dilakukan demi menjaga keberlangsungan bisnis dan upaya maksimal dalam melindungi kepuasan konsumen.
d.      Prinsif penjualan kami yaitu: menjual produk sesuai dengan stok tidak berdasarkan kebutuhan/pesanan (by stock not by demand) sehingga produksi kami tidak terikat oleh kepentingan apa pun.  Namun demikian kami tetap mengutamakan dan menjamin ketersediaan produk bagi pemesan yang sedang menjalani terapi.

Jadi jangan kecewa ya, bila masih banyak pemesan yang belum terpenuhi pesanannya. Mohon di maklum.

Galery Komunitas Awal Tahun 2013

Berikut adalah dokumentasi kegiatan yang biasa dilakukan oleh komunitas dalam rangka pelestarian dan pembudidayaan lebah trigona di Pandeglang - Banten. kegiatan ini sudah dilakukan sejak Nopember 2012, namun baru dapat kami publikasikan sekarang. Maklum, ibarat atlit, sebelum bertanding harus banyak berlatih dan melakukan pemanasan supaya jangan cedera dan menang dalam arena.

Baiklah, di bawah ini beberapa kegiatan yang dapat di dokumentasikan, sebagai berikut: 

1. Kegiatan Berburu Koloni
Menyusuri Koloni yang hidup di Lubang Pohon di Hutan sekitar Daerah Peternakan
 Lubang masuk (entrance) koloni T. Iridipennis pada Batang Pohon Manggis
 
 Pemecahan Koloni dengan Tempurung Kelapa
Dalam 3 hari entrance buatan sudah dilapisi beragam eksudat