UA-42393073-1

Rabu, 05 Februari 2014

Berharganya Siang Terik di Musim Hujan

Sobat, hari ini rencanya Farm kami akan mendapat kunjungan dari Badan Perencanaan Daerah Provinsi Banten, namun beberapa saat lalu ada pesan pendek yang menyatakan bahwa karena sesuatu hal kunjungan hari ini digagalkan..
T. laeviceps di bunga Marquisa
Namun kami baru ngeh bahwa sepanjang hari ini cuaca lumayan cerah walau kadang ada mendung yang menggantung, tambah sadar lagi saat beberapa ekor  lebah trigona hinggap di lengan saya, menyampaikan kabar gembira bahwa hari ini mereka dapat beraktivitas kembali setelah sekian lama terpenjara disarangnya karena cuaca yang tidak bersahabat...

Selasa, 04 Februari 2014

Serangan Apis Cerana ke Sarang Trigona

Senin, 4 Februari 2014

Sekitar pukul 17.00 wib kami mendapat kunjungan dari tamu tak diundang yaitu sekelompok Apis cerana, koloni itu berkerumun diantara kotak koloni yang berjejer di rak-rak budidaya Lebah Trigona. Kejadian ini sempat membuat kami terkejut, biasanya ini adalah waktunya lebah trigona kami pulang ke sarangnya, namun mengapa terjadi serangan yang begitu mendadak.

Apis Cerana
Beberapa ekor lebah trigona tampak panik, bagaimana tidak, tiba-tiba saja sekelompok lebah bersengat itu berkerumun di sebuah kotak koloni yang biasanya di isi oleh koloni lebah trigona. Semula kami mengira itu adalah sebuah serangan, dengan penuh kehati-hatian kami coba mengawasi gerak-gerik sekelompok A. cerana itu, jujur saja kami takut disengat…

Minggu, 02 Februari 2014

Trigona ‘Si Artis’ Iridipennis

Sobat, kali ini kami mengenalkan sebuah koleksi lebah trigona yang berjenis iridipennis. Trigona iridipennis ini berhasil diidentifikasi pertama kali oleh Smith pada tahun 1854, penyebarannya pada waktu penelitian itu berada di wilayah Sarawak, namun diyakini dan dibuktikan terdapat pula diwilayah pulau Jawa.

Tetragonula Iridipennis Smith, 1854
Trigona iridipennis ini bergenera Tetragonula sehingga jenisnya tidak jauh berbeda dengan Trigona laeviceps, hockingsii dan sarawakensis yang juga bergenera Tetragonula, namun ada beberapa hal yang membedakannya baik secara fisik maupun karakteristiknya.

Diskusi Bersama Peternak Tradisional Apis Cerana Cihara

Pandeglang, 1 Februari 2014

Hari ini kami mendapat kunjungan dari sekelompok peternak lebah bersengat local (Apis Cerana) dari Cihara Kabupaten Lebak Provinsi Banten. Rombongan yang berjumlah sebanyak 15 orang ini tiba di Saung Gawe kami setelah waktu maghrib.


Cihara adalah sebuah kawasan kecamatan dari Kabupaten Lebak yang posisinya berada di ujung selatan dari Provinsi Banten, tentunya kawasan ini berada tak jauh dari pesisir pantai. Oh ya, kawasan Cihara adalah sebuah kawasan yang memiliki lingkungan yang buruk akibat adanya aktivitas penambangan batu bara dan adanya rencana pembuatan pabrik semen. Hal itu disampaikan oleh teman-teman peternak lebah cerana saat kami melakukan diskusi.

Jumat, 31 Januari 2014

Dilarang Menembak dan Berburu

Setelah sekian lama mempertimbangkan akhirnya kami memutuskan untuk membuat poster peringatan kepada para pemburu iseng yang belakangan ini sedang marak menembaki burung-burung kecil dan binatang liar di sekitar hutan-hutan kecil di wilayah binaan komunitas kami. Peringatan tersebut berupa larangan tegas agar tidak melakukan perburuan burung dan binatang liar di beberapa kawasan. Untuk sementara waktu, larangan ini hanya diterapkan pada beberapa tempat yang kami anggap penting agar vegetasi alamnya terjaga, namun demikian rencana kami ke depan larangan ini akan di terapkan di banyak lokasi, dengan catatan adanya persetujuan dari warga yang berada disekitar wilayah itu.
 
Himbauan dan peringatan ini terpaksa kami buat karena himbauan secara lisan belum bisa digubris dengan baik. Para pemburu yang bersenjatakan senapan angin laras panjang itu biasanya datang berkelompok, berpakaian ala pemburu professional, namun sayang kelakuannya sangat kekanak-kanakan, mereka memburu apa saja yang mereka temui, termasuk burung-burung yang kecil seperti burung pipit, burung ciblek dan sejenisnya. Huh, iseng banget...

Kamis, 30 Januari 2014

Keanekaragaman Pintu Masuk (Entrance) pada Sarang Lebah Trigona

Pintu masuk pada setiap sarang lebah trigona (entrance) antara satu spesies dengan spesies lebah trigona lainnya biasanya memiliki perbedaan yang secara kasat mata bisa kita bedakan dengan seksama.


T. Carbonaria [Dok. Kom 45]
Ada beberapa jenis lebah trigona yang memiliki kebiasaan membangun pintu masuknya dengan arsitektur yang unik, menyerupai lorong yang lumayan panjang dan melebar pada permukaan pintu, ada juga yang sebaliknya, mengecil pada bagian permukaannya. Perbedaan pintu masuk juga dapat dilihat pada tipis-tebalnya dinding pintu masuk. 

Perbedaan tersebut dapat dilihat pada beberapa gambar-gambar hasil jepretan kami dibawah ini.

Senin, 27 Januari 2014

Cara Menentukan Waktu Terbaik Pemindahan Koloni

Sobat, ada beberapa orang berpendapat bahwa waktu terbaik untuk pemindahan dan pemecahan koloni lebah trigona adalah dilakukan pada malam hari, bahkan hal tersebut juga sempat termuat pada beberapa jurnal ilmiah yang dilakukan kaum peneliti dan akademisi.

Proses pemindahan [Dok. Komunitas 45] 
Hal tersebut di atas barangkali ada benarnya walau secara pribadi saya selaku praktisi budidaya lebah trigona sangat menyangsikannya. Kaum peneliti dan akademisi yang membuat jurnal tentang pertrigonaan tersebut memang bukan praktisi namun mengambil narasumber dari para praktisi budidaya lebah trigona di beberapa daerah. Keterangan yang disampaikan beberapa narasumber mengenai waktu terbaik untuk melakukan pemindahan koloni barangkali sebuah upaya penutupan informasi data mengenai teknis budidaya lebah trigona.

Minggu, 26 Januari 2014

Trigona ‘Si Pencuri’ Terminata

Trigona terminata adalah jenis lebah tak bersengat dari sub genus Lepidotrigona yang berhasil diidentifikasi oleh Smith pada tahun 1878, trigona jenis ini ukurannya relative besar bila dibandingkan dengan lebah trigona jenis lainnya. Ia memiliki ciri khusus pada pewarnaan tubuhnya, biasanya pada bagian punggung (thorax) memiliki motif yang unik, yaitu bergaris putih atau kuning disepanjang sisi punggungnya.

Lepidotrigona Terminata Smith 1878
Tapi tahukah Anda bahwa lebah trigona yang satu ini mempunyai kebiasaan buruk yaitu suka menjarah madu dan beepollen milik lebah trigona lainnya, maka tak heran apabila T. terminata di daulat sebagai ‘Si Pencuri”, ada-ada saja ya…

Dilarang Panen

Memanen madu memang saat yang ditunggu-tunggu oleh setiap peternak lebah, manisnya madu sama dengan manisnya menerima uang hasil penjualan madu. Satu bulan sebenarnya waktu yang singkat bagi pembudidaya lebah trigona untuk melakukan pemanenan. Tapi, seperti seorang pria yang kecanduan rokok, panen madu dan beepollen adalah sesuatu hal yang dirindukan dan ditunggu-tunggu.


Namun apa jadinya bila tiba-tiba Komunitas kami melakukan pemberitahuan ke seluruh peternak binaan bahwa “di larang memanen madu dan beepollen”, sampai dengan batas waktu yang belum bisa ditentukan.

Jumat, 24 Januari 2014

Trigona ‘Si Bandel’ Laeviceps

Trigona laeviceps ditemukan oleh Smith pada tahun 1857, bila dilihat dari penemuannya trigona laeviceps yang termasuk dalam sub genus Tetragonula ini merupakan lebah trigona yang sudah sangat lama ditemukan dan berhasil di identifikasi di muka bumi ini.

T. laeviceps di daun pintu (dok. kom 45)
Jenis T. laeviceps ini ditemukan pula oleh Friese tahun 1908 namun dalam spesies yang dianggap berbeda yaitu Tetragonula leaviceps clypearis. Namun demikian, T. laeviceps yang tersebar di Pulau Jawa diyakini merupakan T. Tetragonula laeviceps Smith 1857.

Kamis, 16 Januari 2014

Memecah Koloni Lebah Trigona dari Sarang Alami

Setelah nyaris satu tahun, koloni T. carbonaria yang kami budidayakan dengan metode toping  diputuskan untuk dipecah pada sebuah riset kecil komunitas kami. Selain jenis T. carbonaria, dua jenis lainnya juga dijadikan bahan riset yaitu T. laeviceps dan T. itama.

Jujur saja, ada kekhawatiran besar dipikiran kami, bagaimana kalau upaya tersebut gagal, resikonya sangat besar yaitu kehilangan beberapa koleksi penting di komunitas. T. carbonaria dan T. itama adalah koleksi penting yang jumlahnya pun sangat terbatas.

Cara Membuat Sarang Lebah Trigona Metode Toping

Sobat, metode toping merupakan salah satu metode pembuatan sarang lebah trigona pada budidaya lebah trigona. Metode ini merupakan inovasi dari budidaya konvensional yang biasa melakukan budidaya dengan menggunakan media asli lebah trigona di alam yang bersarang di kayu berlubang, media tersebut awalnya berupa kayu gelondongan yang pada salah satu bagian sisinya dibuat pintu dari lembaran papan untuk memudahkan pemanenan.


Metode konvensional tersebut dipandang kurang efektif dan berisiko terhadap kersehatan koloni, oleh karena itu munculah ide untuk membuat ruang khusus penyimpanan madu dan beepollen yang di tempatkan di atas media kayu berlubang sebagai media sarang alami lebah trigona yang di ambil dari alam.

Rabu, 15 Januari 2014

Madu dan Wanita

Sobat, Madu adalah salah satu dari sekian resep rahasia kecantikan dari wanita mesir yang sudah dipergunakan secara turun temurun sejak dahulu kala hingga kini. Wanita mesir dipercaya sebagai titisan sang ratu yang cantik jelita, pintar dan berkuasa. Ya, dialah Cleopatra yang melegenda itu.

Artepak: Cleopatra
Menurut catatan sejarah yang dibuat oleh penulis Yunani, Plutarch  dalam bukunya Life of Anthony Cleopatra digambarkan sebagai sosok wanita yang luar biasa dan kecantikannya sukar digambarkan oleh kata-kata. Rahasia kecantikannya itu salah satunya karena madu.

Minggu, 12 Januari 2014

Cara Memidahkan Koloni Lebah Trigona

Koloni Permanen [Dok. Kom 45]
Sobat, selamat berjumpa kembali. Kali ini saya akan membagi informasi bagaimana caranya memindahkan koloni lebah trigona dari media alaminya ke media (sarang) buatan. Namun sebelumnya perlu kita pelajari dulu bagaimana karakteristik sarang alamiah lebah trigona.
Sebagai gambaran saja, koloni lebah trigona ketika bersarang di media alamiah memiliki beberapa bagian struktur dalam sarangnya yang terdiri dari: pintu masuk (entrance), struktur lorong sempit, bagian dalam, batumen dan cerumen.

Pintu masuk koloni ditandai oleh beragam material yang hanya dapat dikenali oleh kawanannya. Pintu masuk biasanya terdiri dari getah, resin dan material lainnya seperti serpihan kayu, pasir dan atau tanah. Pintu masuk inilah yang awal mulanya disebut sebagai propolis.

Lorong sempit adalah rangkaian propolis yang dibuat oleh kawanan lebah dalam rangka pertahanan koloninya, lorong tersebut dibuat dalam banyak lubang-lubang kecil pada satu kesatuan struktur yang unik, dan hanya dimiliki oleh lebah trigona. lorong ini disimpan di bagian dalam sarang, biasanya nyambung dengan pintu masuk dan di bagian akhir dari bagian sarang. Pintu masuk dan lorong tersebut merupakan bagian terpenting dalam sarang alami koloni lebah trigona.

Sabtu, 11 Januari 2014

Warna Madu dan Keanekaragaman Spesies Lebah Trigona

Dalam taksonomi tribe lebah trigona adalah meliponini. Tribe memiliki cakupan lebih luas lagi daripada genus dan genera. Trigona  merupakan genus dan sekaligus genera (sub genus) dari meliponini. Selain Trigona spp banyak sub genus lainnya dari genus Trigona, diantaranya yaitu Tetragonula, Hypotrigona, Sundatrigona, Papuatrigona, Heterotrigona, Oxytrigona, Nannotrigona, Lishotrigona dan Melipona serta genera lainnya.
 
Gambar 1 : aneka jenis dan warna madu lebah trigona (sumber: ame-rio)
Setiap jenis lebah trigona memiliki ukuran tubuh yang berbeda, namun ada juga yang ukurannya sama namun memiliki perbedaan di beberapa bagian tubuhnya seperti di bagian thorax dan mesothorax, abdomen atau di bagian tibia, hal itulah yang menjadi pembeda antara satu spesies dengan spesies lebah trigona lainnya.

Kamis, 09 Januari 2014

Beepollen Trigona Versus Masalah Kejantanan Pria

Sobat, setahun lalu manfaat beepolen bagi kejantanan pria hanya kami ketahui secara teoritis dari berbagai referensi saja, namun seiring berjalannya waktu  hal itu dapat dibuktikan sesuai dengan banyaknya pengakuan konsumen kami bahwa beepollen terbukti mampu meningkatkan vitalitas kaum pria dalam melakukan aktivitas seksualnya.

Beepollen yang baru diambil dari sarang [Dok. Komunitas 45]
Kami pernah dibuat bingung, ketika ada seorang konsumen yang datang ke Saung Gawe menanyakan ‘obat kuat’. Selidik punya selidik yang dimaksud obat kuat olehnya ternyata beepollen trigona kami. Obat kuat apa tuh pa? asal jangan ‘obat kuat malu’ saja, hehehe…

Selasa, 07 Januari 2014

Data Terbaru Spesies Trigona di Thailand

Sobat, penelitian tentang keanekaragaman lebah trigona memang patut dilakukan karena akan berdampak terhadap upaya pelestarian lingkungan kita yang kian hari kian rusak. Adanya jurnal tentang hal tersebut merupakan darma bakti kaum akademisi terhadap lingkungan dan ilmu pengetahuan.

Dan sekedar berbagi pengetahuan dan wawasan, berikut ini sebagian jurnal ATSALEK KLAKASIKORN, SIRIWAT WONGSIRI*, SUREERAT DEOWANISH  AND ORAWAN DUANGPHAKDEE dari Department of Biology Faculty of Science, Chulalongkorn University, Bangkok 10330, THAILAND.

Identifikasi T. Binghami

Senin, 06 Januari 2014

Madu Ini dan Madu Itu

Kali ini kami masih membahas tentang madu karena banyak teman yang meminta agar membuat artikel tentang madu sesuai dengan kondisi permaduan dewasa ini di negeri kita tanpa tedeng aling-aling namun harus tetap logis.

Sampel Madu Bunga Karet
Namun demikian karena sebelum menulis ini kami hanya memiliki dua sample madu yang berasal dari dua produsen yaitu madu bunga karet dan madu pahit, maka pembahasan pun mengenai kedua jenis produk madu itu dan tentunya tanpa berniat mendiskreditkan siapa pun, karena kami yakin masih banyak produsen yang jujur dan baik di negeri tercinta ini. Mungkin sobat diantaranya.

Madu ‘Stimulan’ Bunga Karet (No Merk)

Sampel madu bunga karet yang kami terima dari seorang teman di Bandung memiliki ciri fisik yang bertentangan dengan frinsip madu pada umumnya; terjadi pengkristalan permanen dengan intensitas yang tinggi serupa dengan gula pasir. Pengkristalan pada sampel dipastikan terjadi bukan karena adanya senyawa tertentu pada bunga karet namun lebih dikarenakan asal muasalnya yaitu dari gula pasir.

Minggu, 05 Januari 2014

Soal Madu Berani Jujur Itu, Bagus!

Sobat, mengawali tahun yang baik ini rasanya saya perlu mengingatkan kembali beberapa hal yang barangkali penting tentang madu. Orang kebanyakan sudah mengetahui apa sih madu itu, namun masih banyak di antaranya yang belum memahami seperti apakah madu yang sebenarnya, yang tentunya bermanfaat bagi kesehatan kita semua.
 
Kejujuran produsen adalah jaminan kemurnian madu [Madu Trigona]
Setiap madu sejatinya memiliki kandungan penting yang sangat bermanfaat bagi kesehatan, kandungan tersebut diantaranya adalah thiamin, riboflavin, piridoksin, asam askorbat, asam pantotenat, asam folat, alfatokoferol, flavonoid dan lain sebagainya. Beragam unsur penting tersebut memang tidak mungkin diketahui keberadaannya secara fisik. Untuk mengetahuinya diperlukan uji laboratorium, namun hal itu tentunya tidak mungkin dilakukan oleh setiap konsumen madu (lebih mahal jasa labnya bro, dari harga madunya ...).

Sabtu, 04 Januari 2014

Kaleidoskop Aktivitas Komunitas PAT-LIMA 2013

Banyak kegiatan yang kami lakukan sepanjang tahun 2013 lalu dan sepanjang tahun banyak peristiwa-peristiwa penting yang sangat bermanfaat bagi kelangsungan komunitas kami. Di bawah ini rangkaian peristiwa sepanjang tahun 2013 yang berhasil kami rangkum, walau pun tidak semua kegiatan kami sajikan pada postingan ini.

Kegiatan Explorasi [Dok. Januari 2013]
Liputan Trekker BChanel TV [Dok. Februari 2013]