UA-42393073-1

Senin, 02 September 2013

Pesona Lebah Trigona dalam RITECH Expo 2013 Part.2

Sebagaimana kami ulas dalam artikel sebelumnya bahwa keberadaan teuweul (trigona. sp) dalam pameran RITECH Expo 2013 di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) kemarin cukup menyita perhatian para pengunjung pameran, khususnya pengunjung ke stand Provinsi Banten. 

Perlu teman-teman tahu, pada acara pameran ini kebetulan yang memamerkan produk inovatif lebah hanya dari Provinsi Banten yang di ponggawai oleh Komunitas kami. Jadi keberadaan lebah trigona dalam pameran ini seakan-akan memberikan sebuah pernyataan bahwa Indonesia memiliki spesies lebah yang manfaatnya lebih baik dari lebah lainnya. Lebah trigona aseli Indonesia.


Expresi ketertarikan para pengunjung terhadap keberadaan lebah teuweul di RITECH Expo 2013 kami sajikan di bawah ini dalam bentuk photo-photo hasil jepretan teman-teman yang terlibat langsung di acara tersebut. Oh ya, perwakilan komunitas PAT-LIMA pada acara ini yaitu M. Irwan (Wakil Ketua), jadi beliaulah yang terlibat dari awal hingga akhir acara, dan tentunya yang harus menjelaskan ke pengunjung... Namun demikian, teman-teman dari usahawan lain ikut membantu menjelaskan semampunya... Terima kasih, kawan...













Demikianlah sekelumit kisah, instant namun sangat bermakna bagi komunitas kami. Setidaknya jerih payah kami selama ini memperjuangkan hak lebah trigona sebagai lebah pribumi yang memiliki potensi, manfaat dan nilai guna bagi putra-putri bangsa berbuah manis semanis madu. Lebah trigona adalah milik bangsa Indonesia, seluruh masyarakat memiliki hak untuk mengelolanya. Marilah kita berkompetisi dengan sehat, berbuat inovatif demi kemajuan bangsa dan negara.

Special thanks for: Mr. Gusti Muhammad Hatta (Menristek RI), Mrs.Hj. Ratu Atut Chosiyah (Gubernur Banten), Mr. DR. Muh. Ali Fadillah (Kabanlitbangda Banten), Mr. H. Erwan Kurtubi (Bupati Pandeglang), Mr. H. Dodo Juanda (Pembina Komunitas PAT-LIMA), dan seluruh kru dan aktivis Komunitas PAT-LIMA. 
     
Advertisement