UA-42393073-1

Senin, 23 Desember 2013

Trigona 'Si Garang' Truculenta

T. truculenta Almeida, 1985 (AME-RIO doc)
Sobat, awal melihatnya saya dibuat terbelalak, kaget plus kagum. Bagaimana tidak, setahu saya lebah trigona merupakan lebah yang ukuran panjangnya tidak pernah lebih dari 1 cm, namun ternyata ada lebah bergenus trigona yang ukurannya fantastis, lebih dari 1 cm. Lebah trigona yang barangkali terbesar di dunia ini pertama kali ditemukan dan di identifikasi oleh Almeida pada tahun 1985 dan diberi nama Trigona truculenta

Pada tanggal 11 Juli 2013 kemarin, sebuah asosiasi pelestarian lebah tak bersengat AME-RIO di Brasilia melaporkan bahwa Denis Pereira dari Kishimoto’s Group menemukan trigona besar itu bersarang di sebuah gua yang panjangnya 8 meter di Brasilia.

Menurut Medina, sesuai dengan laporan Denis lebah trigona yang berhasil ditangkap itu berukuran 1,2 – 1,7 cm, berwarna tubuh hitam legam dan berkarakter sangat galak. T. truculenta memiliki rahang yang sangat kuat, hingga mampu meninggalkan bekas luka gigitan setiap kali ia menggigit. Pantas saja Almeida menamainya truculenta yang artinya garang alias galak, mungkin karena beliau juga menerima kegarangannya saat belusukan menemukan si galak itu. Resiko peneliti ya begitu, pak...

Sarang buatan T. Sanharao (AME-RIO doc)

Sementara itu di Brasilia sendiri, T. truculenta dikenal juga dengan nama Trigona Sanharao yang artinya galak juga, saking galaknya tidak ada pembudidaya yang berani bertelanjang kepala saat mau membuka sarang T. truculenta itu, apalagi sampai bertelanjang sekujur tubuh, dijamin para lebahnya makin bernafsu menganiyaya kita sampe layak masuk UGD. Pakaian keamanan kerja mulai dari tutup kepala, jaring wajah hingga warepack wajib dipakai karena dia benar-benar temperamental. 



Panjang tubuh Trigona Garang (AME-RIO doc) 
Di beberapa daerah seperti di daerah Jaraguari, Uibai, Curitiba, Inhumas dan Capitol Brasilia Trigona spesies ini dikenal juga dengan nama Mombuca Brava.   

Sumber: www.ame-rio.org