UA-42393073-1

Sabtu, 11 Januari 2014

Warna Madu dan Keanekaragaman Spesies Lebah Trigona

Dalam taksonomi tribe lebah trigona adalah meliponini. Tribe memiliki cakupan lebih luas lagi daripada genus dan genera. Trigona  merupakan genus dan sekaligus genera (sub genus) dari meliponini. Selain Trigona spp banyak sub genus lainnya dari genus Trigona, diantaranya yaitu Tetragonula, Hypotrigona, Sundatrigona, Papuatrigona, Heterotrigona, Oxytrigona, Nannotrigona, Lishotrigona dan Melipona serta genera lainnya.
 
Gambar 1 : aneka jenis dan warna madu lebah trigona (sumber: ame-rio)
Setiap jenis lebah trigona memiliki ukuran tubuh yang berbeda, namun ada juga yang ukurannya sama namun memiliki perbedaan di beberapa bagian tubuhnya seperti di bagian thorax dan mesothorax, abdomen atau di bagian tibia, hal itulah yang menjadi pembeda antara satu spesies dengan spesies lebah trigona lainnya.

Studi dan penelitian tentang spesies lebah genus trigona di beberapa negara sampai hari ini masih memegang teguh identifikasi spesies melalui fisik lebah semata. Padahal banyak spesies genus trigona yang memiliki ukuran tubuh dan corak warna tubuh yang nyaris sama, seperti T. laeviceps berdekatan dengan ciri fisik T. minor, T. moorei, dan T. sarawakensis.

perbedaan warna madu
Sebagaimana pengalaman kami di lapangan, ditemukan beragam warna madu dari lebah trigona, seperti warna kuning, oranye, merah tua, cokelat muda, cokelat keruh, violet, hitam dan bahkan ada yang bening transparan. Sebelumnya kami pun sependapat bahwa perbedaan warna pada madu lebah trigona dipengaruhi oleh sumber nectar dan usia madu dalam pot-pot penyimpannya.

Namun pendapat tersebut tiba-tiba kami sangsikan ketika menemukan jenis lebah trigona yang secara stabil menghasilkan madu yang berwarna bening [klik di sini]. Keraguan tersebut tambah kuat ketika kilas balik ke pengalaman-pengalaman sebelumnya saat menemukan beragam warna pada madu dari lebah trigona kami.

Fakta dari negeri Brasil pun mendukung pernyataan di atas, bahwa terdapat korelasi antara warna madu dengan ragam spesies lebah bergenus trigona (lihat gambar 1).

Dapat kami jelaskan disini madu Tetragonisca Angustula atau bernama local Jatai atau Jatais memiliki karakter madu yang khas, yaitu cokelat keruh dan cenderung kotor nyaris menyerupai lumpur encer.

Madu Scaptotrigona postica atau Mandaguari atau Tubuna karakteristiknya stabil berwarna hitam seperti kopi murni dan agak kental. Madu Mandaguari ini memiliki antitoksin yang tinggi di banding madu jenis lain. Selain itu madu Tubuna di kenal madu yang rasanya paling lezat dan eksotis, hingga jangan heran kalau harga madu hitam ini harga paling mahal di pasaran, yaitu sekitar 900 dolar brasilia atau sekitar Rp. 1 juta – 1,2 juta per liternya. Spesies lebah penghasil madu antitoksin ini terkenal berperangai temperamental, suka menyerang orang yang mendekati sarangnya. Namun demikian dia mudah beradaptasi, memiliki ukuran pot-pot penyimpan madu dan pollen yang besar, produktif dan paling tahan terhadap serangan hama.

Melipona quadrifaciata atau bernama local mandacaia, memiliki warna madu yang cenderung kuning terang dan rasanya manis asam menyegarkan menyerupai asam lemon. Konon madu - madu yang dihasilkan oleh lebah mandaçaia ini juga banyak dicari orang karena memiliki rasa yang menyenangkan. Melipona quadrifaciata  dapat menghasilkan sampai 4 kg madu per tahun.

Melipona rufiventris atau bugia memiliki warna madu yang mirip dengan mandacaia di atas namun tidak sebening milik mandacaia. Selain memiliki rasa yang juga eksotis madu bugia konon banyak disukai orang walau dalam soal rasa peringkatnya berada di bawah mandacaia. Kelebihan spesies ini yaitu perolehan madunya yang sangat produktif, bisa mencapai 7 kg per tahunnya.

Bila kita kaji keterangan di atas, begitu jelas korelasi yang ditemukan antara warna madu dengan ragam spesies lebah trigona di dunia, hal tersebut dapat dijadikan indicator penting dalam menentukan keanekaragaman spesies lebah trigona.

Pada kenyataanya secara langsung kami pun menemukan perbedaan warna madu dari beberapa jenis lebah trigona, walau pun belum kami kaji korelasinya dengan ragam spesies lebah trigona yang ada di Pandeglang.

Ini hanyalah sebagai ikhtiar…


Sumber : File Komunitas Pat-Lima, meliponario jardim