UA-42393073-1

Senin, 27 Januari 2014

Cara Menentukan Waktu Terbaik Pemindahan Koloni

Sobat, ada beberapa orang berpendapat bahwa waktu terbaik untuk pemindahan dan pemecahan koloni lebah trigona adalah dilakukan pada malam hari, bahkan hal tersebut juga sempat termuat pada beberapa jurnal ilmiah yang dilakukan kaum peneliti dan akademisi.

Proses pemindahan [Dok. Komunitas 45] 
Hal tersebut di atas barangkali ada benarnya walau secara pribadi saya selaku praktisi budidaya lebah trigona sangat menyangsikannya. Kaum peneliti dan akademisi yang membuat jurnal tentang pertrigonaan tersebut memang bukan praktisi namun mengambil narasumber dari para praktisi budidaya lebah trigona di beberapa daerah. Keterangan yang disampaikan beberapa narasumber mengenai waktu terbaik untuk melakukan pemindahan koloni barangkali sebuah upaya penutupan informasi data mengenai teknis budidaya lebah trigona.


Apabila hal tersebut dilakukan untuk menutup rapat rahasia budidaya lebah trigona, pertanyaannya: apakah pembuat jurnal ilmiah tersebut hanya menelan mentah-mentah info itu dan tidak melakukan pembuktian melalui praktek pemindahan koloni? Pembuktian terhadap teori dan data merupakan langkah penting untuk melakukan pengujian kebenarannya. Bukankah jurnal ilmiah dibuat harus berdasarkan fakta ilmiah yang dapat dipertanggung-jawabkan secara keilmiahan?

Pertanyaan-pertanyaan di atas muncul bertubi-tubi dibenak saya saat membaca sebuah jurnal ilmiah dari sebuah perguruan tinggi dan sudah terpublikasikan, dan demi menjaga nama baik saya tidak akan sebutkan perguruan tinggi mana. Ini hanyalah sebuah upaya koreksi dan berharap kedepannya kejadian seperti ini tidak terulang lagi.

Selaku praktisi saya pernah melakukan pemindahan baik pada malam hari maupun pada siang hari, dari kedua waktu tersebut waktu terbaik adalah pada siang hari. Mengapa demikian? Ada beberapa alasan penting mengapa pemindahan koloni lebah trigona lebih baik dilakukan pada siang hari.

Alasan pertama, lebah adalah mahluk diurnal atau binatang yang aktif di siang hari. Pemindahan dilakukan pada siang hari pada saat lebah trigona sedang aktif beraktivitas. Pada siang hari sebagian banyak pekerja lebah keluar dari sarangnya untuk mencari pakan dan getah. Dan, kita semua tahu bahwa kawanan terbanyak pada strata lebah trigona adalah lebah pekerja, dengan demikian pemindahan koloni pada siang hari akan lebih mudah dilakukan, walau pada akhirnya lebah pekerja yang baru pulang mencari nafkah akan terkaget-keget dan bingung saat tiba di rumahnya yang baru. Tapi jangan khawatir, asal Anda memberikan tanda di pintu masuk sarang baru mereka perlahan-lahan akan masuk ke rumah baru itu, apalagi rumahnya dibuat lebih bagus dari rumahnya yang lama, mereka pasti suka.

Alasan kedua, koloni lebah trigona pada malam hari cenderung beraktivitas di dalam sarangnya, bahkan ada beberapa koloni yang melakukan penutupan pintu masuk pada malam hari apabila pertahanan koloninya dianggap rendah. Aktivitas seperti ini sudah teratur sejak awal mulanya, bahkan seperti sudah menjadi aturan baku bagi kawanan lebah trigona.  Pemindahan koloni yang dilakukan pada malam hari, terbukti berisiko terhadap kegagalan pemindahan. Karena selain sulit melakukan pengawasan terhadap serangan predator juga membuat koloni lebah terpecah-belah. Manajemen sontak seperti kacau-balau. Pemindahan pada malam hari tentunya sangat mengganggu waktu mereka. Pengawasan pada waktu pemindahan merupakan tahapan penting dan tidak bisa dilewatkan karena saat pemindahan merupakan saat yang krusial bagi koloni lebah trigona, pertahanan mereka akan dipaksa lemah dan di sisi lain mereka pun membutuhkan waktu yang tidak sebentar untuk melakukan penataan di rumahnya yang baru. Dan, begitu pun Sang Ratu harus mengetel ulang manajemen berkoloni di tempat yang sama sekali baru itu. Ini harus kita pahami. Kecuali Anda ingin menukar koloni lebah trigona dengan koloni semut di dalam sarang buatan itu, lakukanlah pada malam hari…

Alasan ketiga, seperti halnya serangga lain, lebah trigona pada malam hari cenderung mengejar sumber penerangan, seperti lampu. Jadi dapat dipastikan, pemindahan pada malam hari bukannya koloni mencari pintu masuk atau sarang untuk pindah namun seperti berlomba-lomba mengejar sumber cahaya. Resikonya adalah banyaknya lebah trigona yang mati karena terpanggang lampu, kesasar dan jadi korban predatornya seperti cicak dan semut. Jadi kalau memaksa ingin melakukan pemindahan pada malam hari bisa saja dilakukan, asal di tempat gelap alias gelap-gelapan. Hehehe…  

Demikian sobat, semoga bermanfaat.