The Black Wax dari Lebah Trigona

Seperti halnya lebah bersengat lebah trigona juga memproduksi lilin untuk memenuhi kebutuhan beragam konstruksi pada koloninya, seperti untuk membuat pot-pot madu, polen dan larva. Produktivitas lilin yang dihasilkan sangat tinggi bila di bandingkan dengan produk lainnya. Sebagai contoh, hasil uji coba kami dari beberapa bahan sample (1 kg madu dalam pot per sample)  sisa perasan madu berupa lilin kotor beratnya mencapai 750 – 850 gram, sedangkan madunya hanya 150 – 250 gram saja. Dengan demikian potensi lilin sisa perasan madu tersebut cukup besar apabila dapat dimanfaatkan dengan baik dan akan bernilai ekonomis.

Dari 800 gram lilin kotor setelah di proses dapat menghasilkan 400 gram lilin bersih berwarna coklat muda hingga kehitaman. Lilin hitam tersebut mengandung + 10% propolis. Presentase propolis dalam lilin hitam ini memang kecil sehingga sangat baik bila pemanfaatannya berkaitan dengan pemenuhan lilin (wax) dan propolis dalam formula yang bersamaan, seperti pembuatan face cream, salep kulit, sabun pencuci muka dan sabun mandi.

Pemanfaatan lilin hitam lebah trigona dewasa ini  memang belum optimal mengingat beberapa factor, diantaranya adalah kurang pemahaman manfaat dan belum tersedianya produsen lilin hitam di negeri kita ini. Padahal beberapa produsen kosmetik ternama banyak yang memanfaatkan propolis sebagai salah satu komposisi dalam produknya. Kebutuhan propolis dalam setiap komposisinya sebenarnya tidak banyak dan bahkan nyaris seperti hanya ada di labelnya saja, dengan memanfaatkan lilin hitam lebah trigona sebagai salah satu bahan dalam komposisi pembuatan alat kosmetik menjamin keberadaan propolis didalamnya.

Berdasarkan hasil analisa di atas, kami mencoba mengolah sisa perasan madu menjadi lilin hitam batangan, hal ini dilakukan sebagai upaya peningkatan nilai dari usaha peternakan lebah trigona di Pandeglang. Kami sangat meyakini lilin hitam ini suatu saat akan dibutuhkan oleh kalangan industry kosmetik dan obat-obatan.
Hasil uji teknis dalam penelitian kami juga berhasil menemukan metode peningkatan kandungan propolis dalam lilin hitam lebah trigona sampai dengan persentase ambang batas yang dibutuhkan. Upaya ini dilakukan agar kebutuhan propolis dalam lilin hitam memenuhi standar yang di butuhkan oleh produsen kosmetik dan obat-obatan.

Selain dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan kosmetik dan obat-obatan, lilin hitam lebah trigona pun dapat digunakan oleh pengrajin batik agar menghasilkan warna batik yang unik dan tentunya memiliki nilai kekhasan tersendiri.
Lilin hitam ini pula dapat dijadikan bahan pembuatan lilin bakar, baik untuk digunakan sebagai bahan lilin aromatheraphy yang lebih alami karena tanpa menggunakan pewarna. Lilin aromatherapy tersebut lebih aman digunakan di spa atau rumah atau hanya untuk cenderamata saja.

Berminat...?
Adbox

@trigonasfarmer