UA-42393073-1

Jumat, 15 November 2013

Trigona Spesies Langka "Carbonaria Indonesia" dan Spesies Penting Lainnya di Komunitas

Trigona Carbonaria Smith 1854

Sebagian dari Anda mungkin sudah tahu bahwa Trigona spesies Carbonaria yang ditemukan Smith tahun 1854 pertama kali ditemukan di daratan Australia. T. Carbonaria dan sampai sekarang dijadikan ikon trigona milik negara Suku Aborigin itu, bahkan ada yang beranggapan bahwa T. Carbonaria adalah jenis lebah trigona endemik negeri kanguru.

Anggapan bahwa lebah trigona jenis Carbonaria ini sebagai lebah endemik di Australia tentunya dapat disangkal setelah kami berhasil menemukan lebah trigona jenis itu di negeri ini. T. Carbonaria kami temukan di sebuah pohon di sebuah pinggiran hutan wilayah Kabupaten Lebak. Kini si langka bertubuh hitam legam ini menghiasi farm kami dan menjadi salah satu koleksi penting yang di miliki Komunitas PAT-LIMA. 

T. Carbonaria Smith di Farm Komunitas PAT-LIMA
Pintu masuk T. Carbonaria seperti corong [K-45]
T. Carbonaria  Koleksi Komunitas [K-45]
T. Carbonaria sedang mengerubungi madu [K-45]

Trigona (Heterotrigona) Itama Cockerell 1918

Trigona Itama merupakan salah satu koleksi Komunitas kami, pertama kali ditemukan di sebuah perkampungan sekitar Gunung Karang Pandeglang. Trigona jenis ini berukuran tubuh sedikit lebih besar dari jenis lainnya dan memiliki warna tubuh agak legam. Bila disejajarkan bentuk tubuh T. Itama mirip T. Carbonaria namun berukuran lebih besar beberapa milimeter saja. Bentuk telurnya sama dengan T. Carbonaria, berbentuk sisiran. Ukuran telurnya cukup besar, begitu pula pot-pot madu dan polen tampak lebih besar, nyaris sebesar kelereng. Makin besar ukuran lebah trigona memang lebih besar pula pot-pot madu dan polennya. 

Bentuk pintu masuk T. Itama koleksi kami ini cukup menarik, berbentuk menjorok ke bagian bawah seperti keran air, panjangnya mencapai 18 cm. Pintu masuk ini kami pindahkan dengan hati-hati dari sarang alaminya dan syukurnya tidak ada sedikit pun bagian pintu masuk yang rusak akibat pemindahan ini. 

Control Box T. Itama [Kom-45]
Pintu Masuk T. Itama [K-45]
Pejantan T. Itama di Pintu Masuk  [K-45]
Betina pekerja T.Itama hinggap di pintu masuk [K-45]
Pintu masuk T. Itama yang Unik [K-45]
Pintu Masuk T. Itama [K-45]

Trigona (Tetragonula) Laevicep Smith 1957

Di antara 10 jenis koleksi lebah trigona di Komunitas kami, T. laeviceps adalah jenis trigona yang paling bandel, dia tahan terhadap cuaca ekstrim. Jenis ini sangat cocok bila dipelihara di daerah perkotaan yang cuacanya cenderung panas dan minim sumber pakan. 

Bandelnya T. laeviceps memang tidak perlu diragukan lagi, lihat saja gambar di bawah, si nakal ini sanggup hidup di pipa bekas pembuangan air yang sudah tersumbat. Gambar ini kami ambil dari sebuah tempat pencucian mobil di Pandeglang 2 bulan lalu, hingga kini koloni T. laeviceps itu masih bertahan ditempatnya.

T. Laeviceps di pipa PVC bekas pembuangan air [K-45]

T. Laeviceps paling bandel [K-45]
T. leviceps adalah spesies terbanyak yang di miliki oleh setiap peternak di lingkungan Komunitas kami, populasi T. laeviceps yang sudah dibudidayakan di komunitas lebih dari 1000 koloni.